Adam Horison Dorong Pengawasan Partisipatif Berbasis Digital di Pemilu 2029
|
Oelamasi, 10 November 2025 — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, pengawasan pemilu kini tak lagi hanya dilakukan secara langsung di lapangan, tetapi juga di ruang digital.
Hal inilah yang menjadi fokus Anggota Bawaslu Kabupaten Kupang, Adam Horison Bao, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring 2025 yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam parannya, Adam membawakan materi berjudul “Teknis Pengawasan Partisipatif Berbasis Digital” yang menyoroti peran masyarakat dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengawasan pemilu yang efektif.
“Ruang demokrasi kini banyak bergerak di platform digital seperti media sosial. Di satu sisi, ini membuka partisipasi publik yang lebih luas, tapi di sisi lain juga menghadirkan tantangan baru seperti hoaks dan politisasi isu SARA,” jelas Adam.
Ia menegaskan pentingnya literasi digital sebagai bekal utama masyarakat agar bisa menjadi pengawas aktif yang bijak dalam menyikapi informasi politik di media sosial.
“Masyarakat perlu didorong untuk aktif menjadi pengawas di ruang digital. Literasi yang baik akan membantu mengenali informasi palsu dan melaporkan pelanggaran yang terjadi di ruang siber,” tambahnya.
Mantan Sekretaris Klasis Semau itu, juga menyoroti perlunya kolaborasi antara pengawas pemilu, komunitas digital, dan platform media sosial untuk menciptakan ekosistem pengawasan yang cepat, transparan, dan partisipatif.
“Kerja sama lintas sektor perlu diperkuat agar pengawasan di era digital bisa lebih efisien, murah, dan berdampak luas,” ujarnya.
Melalui peran aktifnya dalam kegiatan ini, Adam Horison Bao mendorong masyarakat untuk melihat teknologi bukan sebagai tantangan, tetapi sebagai alat pengawasan demokrasi yang inklusif dan adaptif di tahapan Pemilu mendatang.
Penulis : Abad Umar
Editor : Adam Horison Bao