Lompat ke isi utama

Berita

Panitia Pendidikan Pengawas Partisipatif Bawaslu Kabupaten Kupang Matangkan Persiapan Kegiatan Edukasi bagi Pemilih Pemula

Bawaslu

Maria Yulita Sarina Kordiv P2H, Kasubag Pengawasan, dan Kasubag Admistrasi saat memberikan arahan pada saat rapat persiapan panitia kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Bawaslu Kabupaten Kupang

Oelamasi, 20 Mei 2026 — Panitia kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Bawaslu Kabupaten Kupang menggelar rapat persiapan pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan pada 26 Mei 2026 mendatang. Rapat tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Kupang dan dihadiri oleh seluruh panitia kegiatan.

Rapat persiapan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, mulai dari konsep acara, pembagian tugas panitia, penyusunan materi edukasi, hingga teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan. Dalam rapat tersebut, panitia juga membahas berbagai metode pembelajaran yang akan digunakan agar kegiatan dapat berlangsung secara interaktif dan mudah dipahami oleh peserta.

Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini nantinya akan melibatkan peserta Pramuka dari beberapa sekolah di Kabupaten Kupang. Sasaran utama kegiatan adalah memberikan edukasi kepada pemilih pemula mengenai pentingnya pengawasan partisipatif dalam proses demokrasi serta membangun kesadaran generasi muda untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kualitas pemilu.

Koordinator Divisi Pengawasan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Kupang, Maria Sarina, menegaskan bahwa konsep kegiatan harus dikemas secara menarik dan edukatif agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para peserta.

“Kita harus merancang permainan yang bermakna dan relevan dengan nilai-nilai Bawaslu, supaya materi pengawasan ini bisa dikemas secara edukatif. Tujuannya jelas: anak-anak pulang membawa pesan baik yang membekas, mudah diingat, dan benar-benar berguna bagi mereka,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan melalui permainan edukatif menjadi salah satu strategi penting dalam menyampaikan materi pengawasan partisipatif kepada kalangan pemilih pemula. Dengan metode yang kreatif dan menyenangkan, peserta diharapkan dapat memahami nilai-nilai demokrasi, pentingnya pengawasan bersama, serta peran masyarakat dalam menjaga proses pemilu yang jujur dan adil.

Selain membahas konsep permainan, rapat persiapan juga menyoroti pentingnya kerja sama antar panitia dalam menyukseskan kegiatan. Setiap panitia diberikan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing agar pelaksanaan kegiatan nantinya dapat berjalan tertib, efektif, dan memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi peserta.

Melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, Bawaslu Kabupaten Kupang berharap dapat menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini kepada generasi muda, khususnya pemilih pemula. Tidak hanya memahami hak pilih, peserta juga diharapkan mampu menjadi agen pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Kupang dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, sekaligus membangun budaya demokrasi yang lebih inklusif, partisipatif, dan berintegritas di kalangan generasi muda.

Penulis: Sonya Masneno

editor: Maria Sarina