Bawaslu Kabupaten Kupang Gelar Ngabuburit Pengawasan di Masjid Nurul Jihad Tesbatan, Bagian dari Rangkaian Ramadan 2026
|
Oelamasi — Dalam rangka memperkuat pemahaman nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat, Bawaslu Kabupaten Kupang melaksanakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan di Masjid Nurul Jihad Tesbatan, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Ngabuburit Pengawasan yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jamaah masjid dan berlangsung dalam suasana hangat, dialogis, serta penuh kebersamaan. Ngabuburit pengawasan menjadi ruang silaturahmi antara Bawaslu dan masyarakat, sekaligus sarana edukasi pengawasan partisipatif dalam bingkai nilai-nilai keagamaan.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Kabupaten Kupang, Suhardin Anas, S.Pd.I, dalam penyampaiannya mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur serta menjadikan Ramadan sebagai momentum refleksi diri.
Mengangkat tema “Implementasi Nilai-Nilai Demokrasi dalam Bulan Suci Ramadan”, ia menjelaskan bahwa nilai-nilai keagamaan memiliki keterkaitan erat dengan prinsip demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Bulan Ramadan mengajarkan kita untuk menahan diri, patuh terhadap aturan, serta meningkatkan pengendalian diri. Nilai-nilai ini sejalan dengan prinsip demokrasi, seperti kejujuran, integritas, toleransi, serta menjunjung tinggi musyawarah dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai kesetaraan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan sosial, termasuk dalam pengawasan pemilu.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang, Marthoni Reo, S.H., dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan merupakan bagian dari upaya konsolidasi demokrasi yang terus dilakukan, meskipun berada pada masa non-tahapan pemilu.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya demokrasi, termasuk bagaimana memilih pemimpin sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemilu 2024 telah kita lalui, namun masih banyak hal yang perlu kita evaluasi bersama untuk perbaikan ke depan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai demokrasi harus terus dijaga dan diperkuat secara berkelanjutan agar kualitas pemilu dan pemilihan di masa mendatang dapat berjalan lebih baik.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme jamaah dalam mengikuti penyampaian materi. Suasana kebersamaan semakin terasa saat Bawaslu Kabupaten Kupang bersama jamaah Masjid Nurul Jihad Tesbatan melanjutkan kegiatan dengan berbuka puasa bersama.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Kupang berharap dapat terus membangun kedekatan dengan masyarakat serta menanamkan nilai-nilai demokrasi yang berintegritas, partisipatif, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Kupang.
Penulis : Arifin Boik
Editor : Abad Umar