Horison Dorong Mahasiswa FISIP Undana Jadi Pengawas Muda yang Beretika dan Berintegritas
|
Oelamasi — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu Kabupaten Kupang) menggelar kegiatan orientasi bagi mahasiswa magang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) pada Senin (6/10/2025) pukul 10.00 Wita. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk mengenal lebih dekat fungsi, tugas, dan nilai-nilai kerja lembaga pengawas pemilu.
Kegiatan orientasi tersebut menghadirkan Adam Horison Bao, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Kupang, sebagai narasumber.
Dalam penyampaiannya, Horison menekankan pentingnya integritas dan etika dalam pelaksanaan tugas pengawasan, khususnya dalam penanganan pelanggaran pemilu.
Ia menjelaskan bahwa setiap pengawas, termasuk mahasiswa magang yang terlibat dalam kegiatan pengawasan, perlu memahami prosedur penanganan pelanggaran secara objektif, berdasarkan bukti dan aturan hukum yang berlaku.
“Penanganan pelanggaran bukan hanya soal menindak, tetapi memastikan setiap proses berjalan transparan, adil, dan berintegritas. Itulah nilai utama yang harus dijaga oleh setiap pengawas pemilu, "ujar Horison.
Lebih lanjut Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa magang tidak hanya hadir untuk belajar secara administratif, tetapi juga untuk memahami nilai-nilai dasar lembaga Bawaslu yang menjunjung tinggi netralitas, kejujuran, dan tanggung jawab publik.
“Kalian adalah calon pengawas muda. Mulailah belajar menegakkan nilai keadilan dan etika sejak dini. Dunia pengawasan menuntut keteguhan sikap dan komitmen menjaga marwah lembaga,”tambahnya.
Salah satu mahasiswa peserta magang, Viquera Messakh mengungkapkan rasa antusias dan kebanggaannya bisa mengikuti kegiatan orientasi tersebut.
“Saya sangat terinspirasi dengan penjelasan Pak Adam. Beliau membuka wawasan kami bahwa pengawasan pemilu itu bukan hanya tugas formal, tapi juga panggilan moral. Kami ingin belajar banyak tentang bagaimana menjaga integritas dan profesionalitas dalam tugas-tugas nanti, " tutur Abar.
Kegiatan orientasi ini berlangsung dengan suasana hangat dan interaktif. Para mahasiswa aktif berdialog dan mengajukan pertanyaan seputar dinamika pengawasan, mekanisme pelaporan pelanggaran, serta sistem kerja Bawaslu di tingkat kabupaten
Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga dalam menumbuhkan semangat pengawasan yang beretika, berintegritas, dan berpihak pada nilai-nilai demokrasi.(HumasBKK)
Penulis : Imelda B. Pong
Editor : Maria Yulita Sarina, SE