Jelang Akhir Tahun, Bawaslu Adakan Evaluasi Pengawasan Pemilu
|
OELAMASI-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kupang, menjelang akhir tahun melakukan rapat evaluasi pengawasan non tahapan pemilu di Aula Kantor Bawaslu, Senin, (20/12/2021) sekira pukul 10.00 Wita.
Meskipun bukan dalam suasana pemilu, evaluasi perlu dilakukan untuk menakar capaian suatu kegiatan melalui divisi Pengawasan dan Hubungan AntarLembaga
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan AntarLembaga, Maria Y. Sarina, SE, dalam paparannya mengungkapkan bahwa pengawasan langsung yang dilakukan selama ini terkait dengan Rapat Koordinasi Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Kupang setiap triwulan.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa wujud dari pengawasan adalah tidak hanya melalui rapat koordinasi, tetapi juga Bawaslu Kabupaten Kupang melakukan Pencermatan terhadap data yang termuat didalam Berita Acara DPB.
Selain itu berdasarkan Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 13 Tahun 2021 Bawaslu Kabupaten Kupang melakukan Uji Petik terhadap hasil DPB di sejumlah desa pada beberapa Kecamatan.
Maria menguraikan, terkait DPB yaitu triwulan 1 periode januari sampai maret 2021, sebanyak 224.850, triwulan 2 sebanyak 222.312 mengalami penurunan sebanyak 2.538 pemilih dari triwulan 1. Pada triwulan ini, angka pemilih ganda (TMS) sangat tinggi yaitu 2.535 pemilih.
Pada Triwulan 3 sebanyak 222.761 pemilih, sudah mengalami sedikit kenaikan sekitar 449 pemilih, karena adanya support data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang, Pemerintah Desa/Kelurahan, Sekolah dan pihak terkait lainnya. Sedangkan pada triwulan 4 sebanyak 223.063.
“ jadi sepanjang tahun 2021 ini, DPB kita dibanding dengan tahun 2020, sebenarnya mengalami penurunan. Kalau per Desember 2020 sebanyak 224.915, per Desember 2021 DPB yaitu 223.063 pemilih sehingga berkurang 1.852 pemilih, ujarnya,” ungkapnya.
Sedangkan terkait uji petik yang dilakukan pada 6 kecamatan dan 16 desa/kelurahan, terhadap hasil uji petik tersebut sudah mengeluarkan rekomendasi kepada KPU, Tutur Maria.
Pada kesempatan yang sama, semua pimpinan yang hadir berharap bahwa hal hal yang dirasa masih kurang akan terus dibenahi, dengan tetap berupaya memaksimalkan tugas dan fungsi pengawasan terhadap DPB sehingga menghasilkan data pemilih yang akurat pada pemilu mendatang.
Sebagai informasi, terpantau Hadir dalam rapat tersebut yaitu Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang, Marthoni Reo, SH, Kordiv Sengketa Imelda P.J. Daly, SP, Kordiv H2DI Adam H. Bao, SH, dan Kordiv Pengawasan dan Hubungan AntarLembaga Maria Y.Sarina, SE dan seluruh Staf Pelaksana Teknis Bawaslu Kabupaten Kupang. (Imel Pong)