Lompat ke isi utama

Berita

Jemris : Bawaslu Harus Lebih Berani Dalam Melakukan Tugas Pengawasan

Jemris : Bawaslu Harus Lebih Berani Dalam Melakukan Tugas Pengawasan

Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Provinsi NTT, Jemris Fointuna, S.Pi, menegaskan bahwa pengawas pemilu perlu lebih berani dalam melakukan tugas pengawasan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah.  

Hal tersebut diungkapkan Jemris, saat menyampaikan arahan pada pembukaan diskusi yang digelar secara daring oleh Bawaslu NTT, dengan menghadirkan peserta dari 22 Bawaslu Kabupaten Kota se-Prov. NTT,  Jumat (20/08/2021).

Dia menyampaikan bahwa diskusi saat ini, sebagai bentuk pengawas pemilu mendalami aturan-aturan yang berkaitan dengan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu

Lebih lanjut  menurut Jemris, dalam hal pendalaman perbawaslu ini, perlu disandingkan dengan  ketentuan norma yang terdapat  didalam  undang-undang Pemilu, Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan Perbawaslu kita sehingga menghasilkan kajian yang benar.

Dirinya menegaskan bahwa kedepan kapasitas sumber daya manusia harus jauh  lebih baik karena sebagus apapun aturannya tapi pemahaman dan pendalamannya kurang,  maka output yang dihasilkan pada setiap tahapan tidak maksimal.

“Aturannya sudah bagus, bimteknya sudah bagus, pendampinganya sudah bagus namun jika nyali (keberanian-red) kita kecil maka sama saja,” Ujarnya.

Untuk diketahui diskusi ini telah menjadi kebutuhan Bawaslu dan telah dimulai pada pertengahan tahun 2021. Diskusi kali ini adalah pertemuan yang ke empat dan telah mengevaluasi 8 perbawaslu sehingga diskusi ini menjadi agenda rutin yang digelar setiap minggu.

Penulis : Humas BKK