Membangun Kepercayaan Publik, Humas Bawaslu harus lakukan pencegahan
|
Kupang – Membangun kepercayaan publik melalui kehumasan yang berkualitas dalam pengawasan pemilu 2024, Bawaslu se-Indonesia harus memiliki cara kerja yang ada ruang pencegahan terkait seluruh informasi tidak jelas menjadi jelas.
Untuk meningkatkan penguatan program kerja dan apresiasi terhadap kinerja kehumasan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, maka Bawaslu mengadakan Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Kehumasan Bawaslu Tahun 2023 dengan tema “Membangun Kepercayaan Publik Melalui Kehumasan yang Berkualitas Dalam Pengawasan Pemilu 2024” di Paragon Hotel, Jakarta Barat (22/11/2023).
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (Koordi. P2H) Bawaslu Republik Indonesia, Lolly Suhenty dalam sambutannya menyampaikan bahwa cara kerja kita harus ada ruang pencegahan. “salah satu ruang pencegahan yang menjadi mandat untuk dijalankan adalah untuk memastikan seluruh informasi tidak jelas menjadi jelas, seluruh informasi yang tidak jelas sumbernya bisa dinyatakan kejelasannya.” katanya.
Dia menegaskan bahwa peran humas saat ini sedang diuji, untuk itu mampukah humas tampil sebagai sebuah pelataran, sebagai sebuah teras, sebagai sebuah wajah kelembagaan yang dapat menegakkan keadilan pemilu.
Lebih lanjut, Lolly mengatakan 83 hari menjelang pelaksanaan pemilu 14 februari 2023, pengawas harus mengencangkan ikat pinggang artinya, memastikan cara kerja kita tidak ada yang Kedodoran, memastikan humas bukanlah tukang foto, memastikan humas bukanlah tukang posting tetapi humas adalah ujung tombak Bawaslu.
Selain itu, Srikandi pengawasan pemilu itu pun meminta segala hal yang meresakan publik seharusnya dijawab dengan baik oleh humasnya Bawaslu. “jadi jangan sampai Kehumasan Bawaslu hadir tetapi yang kabur tetap kabur yang tidak jelas tetap yang tidak jelas, kegaduhan tetaplah kegaduhan, itulah yang tidak boleh terjadi.” seru mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat tersebut.
Kegiatan Rakornas secara khusus untuk kehumasan Bawaslu se-Indonesia, dengan jumlah peserta 1.700 orang, terdiri dari Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi se-Indonesia, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota, dan staf Kehumasan Bawaslu seluruh Indonesia.
Untuk diketahui Rakornas dan Anugerah Kehumasan Bawaslu Tahun 2023 yang dihadiri pula oleh Ketua dan Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja dan Totok Haryono, Sekjen Bawaslu RI Ichsan Fuady beserta jajaran struktural Bawaslu RI.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh seluruh jajaran Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Dari Bawaslu Kabupaten Kupang, turut hadir Ketua Marthoni Reo, SH, Kordiv Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas (P2H) Maria Yulita Sarina, SE, dan staf Divisi P2H Arifin Boik.
Penulis ; Arifin Boik, SH