Perkuat SDM Adhoc, Bawaslu adakan Pelatihan Kehumasan
|
Oelamasi- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kupang, kembali melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi serta Informasi Publik. Peserta rakor adalah Koordinator Divisi (kordiv) Hukum, Partisipasi Masyarakat, Pencegahan dan Hubungan Masyarakat (HP2H) se-Kabupaten Kupang.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, kapabilitas SDM Panwaslu Kecamatan dalam mempublikasikan aktifitas pengawasan tingkat kecamatan, desa/kelurahan kepada masyarakat agar lebih mengenal wajah lembaga Bawaslu.
Pentingnya strategi untuk menarik minat baca dalam membuat sebuah berita yang memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, kata Maria Sarina saat membuka kegiatan. “penggunaan media digital saat ini besar pengaruhnya, kedepan teman-teman di kecamatan semakin aktif dalam menulis berita untuk dimuat pada website kita” jelasnya.
Benidiktus Selan selaku narasumber disela penyampaian materi mengapresiasi Panwaslu Kecamatan katanya” wah, saya merasa kagum kepada bapak/ibu, tadinya saya kwatir materi ini bisa dimengerti atau tidak, ternyata semua sudah paham 5W+1H dalam teknik penulisan berita” tawanya.
Lanjutnya, semua mempunyai potensi yang bagus dan saya menemukan variasi baru dalam penulisan berita kali ini dari menentukan lead dan isi berita.
Sebagai pemantik diskusi, narasumber memberikan koran kepada enam kelompok untuk menentukan headline, lead dan isi berita, juga berlatih menulis berita dengan isu aktual seperti deklarasi pembentukan desa anti politik uang ditingkat kecamatan yang sedang digaungkan.
Pada penghujung kegiatan, Kordiv. Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, Adam Horison Bao, SH, mengatakan dalam penulisan berita perlu memperhatikan Subjek, Predikat, Objek, Keterangan (SPOK), menggunakan bahasa aktif dan judul yang singkat. “pemilihan judul itu harus menarik supaya orang membacanya kepo”.
Hadir dalam rakor Maria Y. Sarina, SE, Adam H. Bao, SH, Staf Teknis Bawaslu, Mahasiswa Magang FISIP Undana dan 23 peserta dari kordiv HP2H pada 24 kecamatan se-Kabupaten Kupang. (Imel Pong)