Lompat ke isi utama

Berita

Maria Yulita Sarina Tekankan Peran Perempuan dalam Pengawasan Pemilu

Maria Yulita Sarina Tekankan Peran Perempuan dalam Pengawasan Pemilu

Foto : Maria Yulita Sarina, SE saat memaparkan materi dalam kegiatan bedah buku karya Lolly Suhenty yang diselenggarakan oleh LSM Rumah Perempuan Kupang pada Jumat, 21 Maret 2025

Kupang — Anggota Bawaslu Kabupaten Kupang, Maria Yulita Sarina, SE, turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan bedah buku karya Lolly Suhenty yang diselenggarakan oleh LSM Rumah Perempuan Kupang pada Jumat, 21 Maret 2025. Acara ini menjadi wadah diskusi kritis terkait peran perempuan dalam demokrasi serta kontribusi mereka dalam pengawasan pemilu.

Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme tersebut, Maria Yulita Sarina menegaskan pentingnya literasi politik dan keberanian perempuan dalam mengambil peran strategis di ruang-ruang publik.

“Buku ini bukan hanya karya sastra biasa, tapi sebuah refleksi perjuangan perempuan dalam dunia pengawasan pemilu. Lolly Suhenty telah menunjukkan bahwa perempuan bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi yang bersih dan adil,” ujar Maria.

Lebih lanjut, Maria menekankan bahwa keterlibatan perempuan dalam pengawasan pemilu bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan pemilu yang partisipatif dan inklusif.

“Kita butuh lebih banyak perempuan yang tidak hanya hadir, tetapi juga aktif menyuarakan integritas dan keadilan dalam proses pemilu. Kegiatan seperti ini membuka ruang untuk membangkitkan kesadaran bersama akan pentingnya peran perempuan dalam demokrasi,” tambah Maria.

Selain membedah isi buku, kegiatan juga diwarnai dengan sesi kuis. Peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar berkesempatan menerima langsung buku karya Lolly Suhenty sebagai hadiah.

Penyerahan buku ini menjadi penutup kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme.

za

Kegiatan bedah buku ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari aktivis perempuan, mahasiswa, hingga penyelenggara pemilu ad hok.

LSM Rumah Perempuan Kupang sebagai penyelenggara berharap diskusi ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas perempuan di bidang politik dan pengawasan pemilu.(HumasBKK)

Penulis : Arifin Boik, SH

Editor : Maria Yulita Sarina, SE