Lompat ke isi utama

Berita

Peserta GEMAS Edisi Empat Ungkap Fakta Tentang Dinamika Politik Pada Tahapan Kampanye Pemilu

Peserta GEMAS Edisi Empat Ungkap Fakta Tentang Dinamika Politik Pada Tahapan Kampanye Pemilu

Tangkapan Layar Kepala Desa Nitneo Yothan Minfini dan eks Panwascam Reverson Abineno Saat Menyampaikan Pendapat dikegiatan "GEMAS" Edisi 4

 


Oelamasi-(17/02/26) Berbagai fakta empiris tentang dinamika kampanye pemilu yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara(ASN) dan Kepala Desa diungkap peserta GEMAS edisi empat. Menurut beberapa peserta diskusi keterlibatan ASN dan Kepala Desa selalu dalam berbagai bentuk.

Meski demikian selalu saja ada masyarakat yang kecewa karena dari setiap janji manis yang diberikan seringkali tidak pernah terwujud, bahkan ada pelanggaran yang terjadi tapi tidak sampai mencuat ke publik.

Salah satu peserta Kepala Desa Nitneo, Yothan Minfini mengatakan bahwa adanya praktik politik tetapi tidak mencuat ke publik karena kurangnya pemahaman masyarakat.

“Pengalaman saya sebagai Kepala Desa saat berdiskusi dengan masyarakat dalam kelompok kecil, sikap apatis masyarakat karena merasa belum terjamin haknya dengan janji-janji politik yang diberikan” ungkap Minfini.

Peserta lain Reverson Abineno dari Kecamatan Amarasi menuturkan, isu politik yang mencuat ke publik saat ini dapat menjangkau hingga masyarakat akar rumput, lingkungan pendidikan hingga birokrasi pemerintah. Oleh karena itu menurut eks Panwascam itu, perihal netralitas aparat pemerintah baik ditingkat pusat dan lokal menjadi hal yang penting.

“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana program-program politik kedepan tidak dimanfaatkan sebagai alat untuk mengarahkan dukungan kepada kandidat tertentu pada masa tahapan yang akan berlangsung, karena pengaruh politik tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga menjangkau para pemimpin ditingkat desa, kepala sekolah, hingga birokrasi di lingkungan khususnya di Kabupaten Kupang”. Jelas Reverson.

Untuk diketahui, GEMAS edisi empat melibatkan unsur dari Kepala Desa, Partai Politik, Pemuda Gereja/Masjid, Masyarakat Umum, Kader Pengawas Partisipatif, Eks Panwascam, NGO, Mahasiswa, dan Sekolah sebagai peserta. Kegiatan yang diselenggarakan melalui Zoom ini, diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Bawaslu Kabupaten Kupang dalam membangun kesadaran dan daya kritis masyarakat, sehingga peduli, dan aktif mengawal proses demokrasi sesuai prinsip jujur, adil, inklusif, dan berintegritas.

 

Penulis: Imelda Pong
Editor: Adam Horison Bao