Lompat ke isi utama

Berita

Sinergi Jaga Demokrasi, Bawaslu Kabupaten Kupang Apresiasi Stakeholder Pilkada 2024

Sinergi Jaga Demokrasi, Bawaslu Kabupaten Kupang Apresiasi  Stakeholder Pilkada 2024

Foto : Pada saat Penyerahan penghargaan dilakukan secara bertahap sejak awal Juni dan baru rampung pada 17 Juni 2025, menyesuaikan waktu audiensi masing-masing pihak.

Oelamasi, 17 Juni 2025 — Dalam semangat memperkuat kolaborasi kelembagaan dan meneguhkan komitmen pengawasan partisipatif, Bawaslu Kabupaten Kupang menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah lembaga dan instansi strategis yang berperan aktif dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kupang Tahun 2024.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara bertahap sejak awal Juni dan baru rampung pada 17 Juni 2025, menyesuaikan waktu audiensi masing-masing pihak.

Kegiatan ini dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Kupang yang membidangi  Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, Adam Horison Bao, didampingi Koordinator Divisi Pencegahan Masyarakat, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga MariaYulitaSarina, Kepala Sekretariat Jefri D. Lusi serta Kepala Subbagian Pengawasan Deston Taopan, dengan menyambangi langsung instansi-instansi terkait.

Penghargaan diberikan kepada berbagai mitra strategis, meliputi Badan Intelijen Negara (BIN), Komando Distrik Militer 1604/Kupang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana (FISIP Undana).

Selain itu sejumlah OPD Kabupaten Kupang seperti Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Dalam keterangannya, Adam Horison Bao menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas komitmen kolektif lintas sektor dalam menjaga integritas demokrasi lokal.

“Setiap lembaga dan instansi memiliki kontribusi nyata yang saling melengkapi. Ada yang memastikan keamanan, keakuratan data kependudukan, dukungan sumber daya manusia, hingga penguatan kapasitas literasi politik di kalangan masyarakat. Ini adalah bentuk pengawasan semesta yang memperkuat legitimasi Pilkada dan mempererat kepercayaan publik,” ujar Adam.

Adam juga menegaskan pentingnya membangun jejaring pengawasan yang tidak terputus oleh siklus elektoral. Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin selama Pilkada menjadi modal sosial dan kelembagaan yang perlu terus dirawat untuk menghadapi tantangan demokrasi ke depan.

Tanggapan positif pun disampaikan oleh para pimpinan lembaga dan instansi penerima. Mereka menyambut baik penghargaan ini sebagai bentuk kemitraan yang sehat dan saling menghargai.

Beberapa menyebut bahwa sinergi dengan Bawaslu selama tahapan Pilkada telah menjadi ruang pembelajaran kolektif, mempererat koordinasi lintas sektor, dan memperkuat praktik demokrasi yang tertib serta inklusif.

Tidak hanya sebagai pengakuan simbolik, penghargaan ini juga menjadi pemacu semangat untuk terus mendukung kerja-kerja pengawasan dalam agenda demokrasi selanjutnya.

Dengan langkah ini, Bawaslu Kabupaten Kupang kembali menegaskan bahwa keberhasilan Pilkada bukan semata hasil kerja penyelenggara, tetapi buah kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan. Apresiasi lintas stakeholder ini menjadi refleksi bahwa demokrasi lokal akan terus kuat jika dijaga bersama.

Penulis     : Abad Umar

Editor       : Maria Y. Sarina, SE